Tuesday, April 18, 2017

[Review + Giveaway] One


Judul: One
Penulis: Sarah Crossan
Penerjemah: Airien Kusumawardani
Penerbit: Spring
Tahun cetakan: 2017
Jenis: Paperback
Tebal: 413 halaman
ISBN: 9786026044310

Tuesday, October 25, 2016

The Girl on Paper Giveaway winner!

Halo halo! 

Maaf saya baru nongol lagi setelah kasih giveaway. haha. Sekarang saya datang membawa pengumuman pemenang giveaway!

Terima kasih atas partisipasi teman-teman semua di giveaway The Girl on Paper. Saya senang sekali membaca komentar dan teori-teorinya. Dari semua yang berpartisipasi, diseleksi hingga ada delapan belas orang yang sah untuk masuk ke dalam random generator. Dan dari delapan belas peserta itu, inilah pemenangnya!

Wednesday, October 12, 2016

[Review] The Girl on Paper (With Surprise News!)



Judul: The Girl on Paper
Penulis: Guillaume Musso
Penerjemah: Yudith Listriandi
Penerbit: Spring
Tahun cetakan: 2016
Jenis: Paperback
Tebal: 447 halaman
ISBN: 9786027432246

Saturday, September 24, 2016

[Review] Inteligensi Embun Pagi



Judul: Inteligensi Embun Pagi (Supernova #6)
Penulis: Dee Lestari
Penerbit: Bentang
Tahun cetakan: 2016
Jenis: ebook
Tebal: 724 halaman
ISBN: 9786022911319

Perhatian: Ulasan berikut ini mungkin akan mengandung spoiler terhadap keseluruhan novel dan seri Supernova, karena tujuan ulasan ini dibuat adalah sebagai analisis singkat terhadap seri Supernova serta usaha pemberian penjelasan bagi pembaca yang belum bisa memahami hal-hal yang terjadi dalam Inteligensi Embun Pagi. 

Bagi yang belum membaca, Inteligensi Embun Pagi bisa dipinjam dan dibaca melalui aplikasi iJakarta.

Saturday, August 27, 2016

[Book Talk] The Girl on Paper: Try A Hundred Pages!

Bulan ini kebetulan saya mendapat lumayan banyak ARC (Advance Reader Copy) jadi saya kira asyik juga kalau coba membuat Try A Chapter Tag. Game ini aslinya dibuat oleh booktuber BookParadise dengan syarat mengambil satu atau beberapa buku yang belum sempat dibaca dan membaca satu chapter pertama buku tersebut untuk menentukan apakah kita akan lanjut dengan buku tersebut atau tidak. Tapi peraturannya saya modifikasi sedikit jadi seratus halaman pertama karena selama ini saya selalu memutuskan apakah yay-or-nay suatu buku dari lima puluh hingga seratus halaman pertama. First hundred pages rule!

ARC yang saya dapat bulan ini datang dari Penerbit Spring dan NetGalley. Untuk kali ini, saya akan membahas dulu ARC yang dari Penerbit Spring. Yang dari NetGalley akan saya bahas di postingan selanjutnya.

Apa yang saya dapat dari Penerbit Spring?

Ini nih, kover dan blurb-nya.





Sunday, August 14, 2016

[Book Talk] My Brilliant Friend Dramatic Reading di BBC Radio 4

Bagi yang senang update mengenai karya-karya pemenang book award internasional, pasti sadar kalau ada satu buku yang menjadi perbincangan hangat tahun ini dan membuat banyak orang berbondong-bondong membacanya. Buku itu adalah Neapolitan Novels karangan penulis Italia, Elena Ferrante.


Nama Elena Ferrante mulai menjadi perbincangan hangat sejak buku terakhir dari Neapolitan Novels, The Story of the Lost Child, masuk ke dalam daftar nominasi salah satu penghargaan buku internasional bergengsi, The Man Booker International Prize 2016. Ferrante menjadi satu nama asing yang bersaing dengan nama-nama kenamaan seperti Orhan Pamuk. Terlebih lagi, sosok penulis ini diselimuti oleh misteri. Meski telah menelurkan belasan karya, tapi sosok Elena Ferrante tidak pernah muncul di publik atau diketahui nama aslinya. Hal ini yang akhirnya makin membuat banyak orang penasaran dengan karyanya--walau setelah dibaca, karyanya juga luar biasa bagus.

Nah, saking booming dan kerennya seri ini, sampai-sampai ada fans setia yang membuat klub buku Elena Ferrante. Elena Ferrante sendiri tahun ini masuk ke dalam daftar 100 orang berpengaruh versi majalah Time. Dan sekarang, BBC pun mengadaptasi buku pertama seri ini, My Brilliant Friend, ke dalam bentuk dramatic reading.

Dramatic reading itu apa, sih? Dramatic reading kira-kira mirip dengan audiobook, yaitu ketika seseorang membacakan sebuah buku dalam bentuk podcast untuk didengarkan oleh pembaca-alias-pendengar. Bedanya, jika audiobook hanya membutuhkan satu orang untuk menarasikan sepanjang buku, dramatic reading menghadirkan pembacaan dengan satu set pemeran untuk setiap karakter di novel dan tambahan efek suara latar yang membuat pembacaan menjadi lebih seperti drama radio.

Oke, mari sekarang membahas dramatic reading-nya.

Thursday, August 11, 2016

[Book Talk] Halaman Preliminaries: Baca atau Lewat?

Bagi yang sering membaca buku nonfiksi atau novel klasik, pasti sering menemukan ada banyak halaman berisi segala macam sebelum bagian isi dimulai: bisa dalam bentuk prakata, pengantar, catatan penerjemah, atau endorsement. Terutama di buku-buku terbitan luar negeri, halaman-halaman seperti ini jumlahnya banyak sekali, bisa sampai mencapai lima puluh halaman sendiri.

Seperti sekarang, saya sedang mencoba membaca The Second Sex, buku Simone de Beauvoir yang saya menangkan bulan lalu dari giveaway Wishful Wednesday yang diadakan Mbak Astrid di blognya (yes, I win!). Begitu dibuka, ternyata buku itu punya halaman pengantar tiga puluh lembar sendiri! Beberapa waktu lalu, saat membaca novella klasik Alexander Pushkin, saya juga menemukan bagian catatan penerjemah juga sebanyak tiga puluhan lembar.

Di dunia perbukuan, bagian ini disebut front matter, bagian pembuka, atau halaman preliminaries (atau sering disingkat sebagai prelim) Bagian ini biasanya diisi oleh halaman judul, halaman kolofon, daftar isi, bagian prakata atau pengantar, atau apa pun lah yang bisa ditaruh di depan (bisa cek isinya di sini).

Pertanyaannya, kalian baca nggak sih, semua itu? Apalagi yang berpuluh-puluh halaman itu?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...